SEPUTAR TULUNGAGUNG | Berita Online Tulungagung

200 Pemudik Tulungagung Gunakan Angkutan Balik Gratis

Selasa, 21 Juli 2015 | 18.48.00 | 0 komentar

Tulungagung - Sebanyak 200 pemudik di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur dengan tujuan Kota Surabaya, memanfaatkan layanan angkutan arus balik gratis yang diselenggarakan dinas perhubungan komunikasi dan informatika (dishubkominfo) setempat.

Pemberangkatan penumpang arus balik gratis menggunakan empat armada bus tersebut dilakukan di pintu Terminal Gayatri Tulungagung pada Selasa pagi dengan dipimpin oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) Kabupaten Tulungagung, Benu Prijantoko. Read More
Sumber: antarajatim.com | Selasa, 21 Juli 2015
18.48.00 | 0 komentar

Pemkab Tulungagung Abaikan Tawaran Investasi Sistem "BOT"

Minggu, 28 Juni 2015 | 00.11.00 | 0 komentar

Tulungagung - Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, mengabaikan tawaran investor untuk membangun pasar modern berskala besar (supermarker/hypermarket) dengan sistem BOT (bulid, operate, and transfer) atau pinjam pakai aset lahan daerah, karena yakin bakal terganjal di tingkat DPRD. Read More

"Sistem BOT sulit dilakukan, karena implementasinya memerlukan persetujuan dewan," kata Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo di Tulungagung, Sabtu.

Ia tidak secara lugas menyatakan penolakan tawaran kerjasama investasi dari pihak pengusaha nasional melalui skema BOT tersebut.

Syahri hanya menyatakan bahwa prosedur pelepasan aset daerah untuk dikerjasamakan dengan sistem BOT memerlukan proses panjang dan berbelit, terutama untuk mendapat persetujuan DPRD melalui penetapan peraturan daerah (perda).

Kendati mengakui tawaran kerjasama investasi pasar modern dengan sistem BOT cukup menguntungkan karena daerah berhak atas aset bangunan setelah masa pinjam pakai lahan berdurasi 25 tahun habis, ia mengisyaratkan wacana itu rentan penolakan dari kalangan dewan.

Terlebih, isu politik terkait liberalisasi pembangunan daerah potensial menggelinding liar menjelang pilkada serentak yang diikuti Kabupaten Tulungagung pada 2018 mendatang.

"Saya belum berfikir untuk mengajukan wacana tersebut ke dewan," ujarnya.

Syahri menegaskan, pada dasarnya kebijakan ekonomi yang dia anut dalam membangun Kabupaten Tulungagung memberi "ruang terbuka" bagi masuknya arus investasi nasional maupun asing untuk masuk ke daerah, termasuk di sektor "ritel" atau pasar modern.

Komitmen itu diwujudkan Syahri dengan mempermudah seluruh proses perizinan yang diperlukan/dibutuhkan, hingga berdirinya pasar modern tersebut.

"Silahkan jika swasta ingin masuk ke Tulungagung dan membangun pasar modern besar sekalipun, tapi aset lahannya usahakan sendiri (beli putus), bukan pakai aset daerah dengan sistem BOT tadi," kata Syahri.
Sumber: @antarajatimcom | Sabtu, 27 Juni 2015
00.11.00 | 0 komentar

Konjen AS Tawarkan Program Pertukaran Pelajar Tulungagung

Tulungagung - Konsul Jenderal Amerika Serikat di Surabaya Joaquin Monserrate menawarkan program pertukaran pelajar antara siswa SMA/SMK di Tulungagung dengan siswa-siswi SMA di negaranya, saat berkunjung ke Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat. Read More

"Iya, tadi kami sudah sepakat dengan bapak bupati untuk melakukan program pertukaran pelajar," kata Joaquin usai bertemu Bupati Tulungagung Syahri Mulyo di Pendopo Kabupaten Tulungagung.

Ia tidak merinci jumlah maupun kriteria siswa yang diikutsertakan dalam program pertukaran pelajar dimaksud.

Menurut Joaquin, pada dasarnya program tersebut sudah berjalan dan akan ditingkatkan di masa mendatang guna meningkatkan pemahanan dan kesalingpengertian antara kedua negara.

"Kami bahkan sudah menempatkan beberapa relawan guru 'native' asal Amerika Serikat untuk mengajar Bahasa Inggris di beberapa sekolah dan pondok pesantren di Tulungagung," ungkapnya.

Joaquin Monserrate mengatakan, program pertukaran pelajar serta penempatan relawan guru asal Amerika Serikat di Tulungagung menjadi prioritas utama pemerintahannya saat ini.

Selain bertujuan memperkenalkan ragam budaya masing-masing, lanjut Monserrate, program tersebut diharapkan membantu generasi muda AS dan Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan maupun wawasan.

Perhatian yang sama juga diberlakukan terhadap sejumlah daerah lain yang sudah dikunjungi tim Konjen AS di 12 provinsi se-Indonesia.(Ant)

Sumber: antarajatim.com | Jumat, 26 Juni 2015
00.01.00 | 0 komentar

Follow Us