SEPUTAR TULUNGAGUNG | Berita Online Tulungagung

Ngaku Akan Ledakkan Gereja dan Masjid, PRT Tulungagung Diamankan

Kamis, 05 Mei 2011 | 11.42.00 | 1 komentar

Tulungagung - Siti Aisyah, 35 alias Winarti warga Desa/Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar diperiksa penyidik Kepolisian Resor Tulungagung. Sebab, pembantu rumah tangga (PRT) Moh Ali, 52 warga Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung itu mengaku sebagai anggota jaringan teroris pimpinan Noordin M Top.

Bahkan dengan penuh percaya diri, Winarti mengatakan terlibat langsung penyimpanan bahan peledak yang disimpan di kawasan Pantai Popoh, Kecamatan Besole dan sekitar pegunungan Desa Joho, Kecamatan Kalidawir. Bom itu rencanaya akan digunakan untuk meledakkan Gereja Katolik Santa Maria dan Masjid Agung Al Munawar Kota Tulungagung.

"Saya takut terjadi apa-apa karenanya langsung melapor," ujar Moh Ali kepada petugas.

Winarti direkrut sebagai PRT oleh keluarga Moh Ali sejak Minggu (1/5).
Ali memperolehnya dari Edi seorang agen penyalur tenaga kerja yang bertempat tinggal di lingkungan pasar Wage Kota Tulungagung. Dari sekian nama PRT yang ada, nama Winarti yang disodorkan.

"Karena saya melihatnya sebagai orang baik langsung aja saya pekerjakan," terang Ali. Hari pertama bekerja, kepada Sri Utari, istri Moh Ali, Winarti langsung meminta telepon selular. Katanya, hp itu akan digunakanya untuk berkomunikasi dengan rekannya yang berada di Malang. Komunikasi terkait kesiapan rancangan bom untuk target sasaran di Tulungagung.

Dalam kesempatan itu Winarti membeberkan jati dirinya sebagai bagian jaringan teroris Noordin M Top. Ia masuk ke dalam kelompok yang paling diburu negara itu ketika bekerja di Malaysia.

"Mendengar penuturan itu istri saya langsung syok," papar Ali. Oleh sejumlah petugas kepolisian Winarti langsung dikeler ke pantai popoh dan Desa Joho untuk memastikan lokasi penyimpanan bahan peledak. Namun apa yang disampaikan Winarti hanya omong kosong belaka. Di lokasi Winarti tampak kebingungan dan tidak mampu mempertanggungjawabkan ucapanya.

Menurut keterangan Kapolres Tulungagung Ajun Komisaris Besar Polisi Agus Wijayanto, Winarti mengalami gangguan jiwa. Kondisi kejiwaan itu diperoleh setelah petugas membawanya ke psikiater.

"Yang bersangkutan (Winarti) mengalami gangguan jiwa. Apa yang disampaikanya tidak benar. Kendati demikian kami memuji langkah saudara Ali yang dengan tanggap melaporkan hal ini," ujarnya.
(Solichan Arif/Koran SI/ahm)

Sumber: okezone.com
Komentar Facebook:
Komentar: 1
Never Let You Go mengatakan...

Mampir Jo..CAh Tulungagung

Kunjungi "www.thetangga.blogspot.com" Free Download Mp3 Indo, Luar, Dangdut Koplo, Campursari, Asian, Lawas, Reggae, Ska, Punk, Software, & Film Terbaru..

Silahkan beri komentar Ngaku Akan Ledakkan Gereja dan Masjid, PRT Tulungagung Diamankan, kalau mau copy-paste silahkan, sertakan link ini http://seputartulungagung.blogspot.com/2011/05/ngaku-akan-ledakkan-gereja-dan-masjid.html ya. Terima kasih telah berkunjung di Seputar Tulungagung ™