Seputar Tulungagung™  ~   Berita Tulungagung Hari Ini 
Tampilkan postingan dengan label Kecil Menengah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecil Menengah. Tampilkan semua postingan

Industri Kecil Tulungagung Siap Bersaing

Jumat, 31 Desember 2010 | 14.17.00 | 0 komentar

Seputar Tulungagung – Di penghujung tahun 2010, sedikitnya 50 Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Tulungagung mendapat bantuan Sertifikat Pangan-Industri Rumah Tangga (SP-IRT) secara cuma. Pasalnya, seertifikasi tersebut sangat penting untuk kelanjutan kelangsungan memasarkan hasil usaha mereka.

Ke-50 IKM yang mendapatkan bantuan tersebut merupakan industri makanan dan minuman.Bantuan tersebut merupakan tindak lanjut Kegiatan Sosialisasi Penerapan Sertifikasi Keamanan Pangan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2010, dari Bantuan Ekonomi Produktif Provinsi Jawa Timur.

“SP-IRT bagi produsen makanan dan minuman sangat penting, sebab kalau tidak memiliki SP-IRT kiranya sulit untuk memasarkan hasil produksinya. Bukan itu saja SP-IRT merupakan sarana pengembangan usaha dan mempunyai aspek keamanan, kesehatan serta keselamatan konsumen,” ujar Mulyani, Kabag Humas Pemkab Tulungagung, Rabu (29/12/2010).

IKM wajib memiliki SP-IRT. Ketentuan itu diatur dalam UU RI No: 23/1992 Tentang Kesehatan, UU RI No: 7/1996 Tentang Pangan, UU RI No: 8/1999 Tentang Perlindungan Konsumen dan Peraturan Pemerintah RI No: 69/1999 Tentang Pelabelan dan Periklanan. Pangan.

Lebih lanjut Mulyani menjelaskan, diharapkan dengan memiliki SP-IRT tersebut produsen makanan dan minuman bisa bersaing dan dapat berkembang. Selain itu juga membantu terwujudnya peningkatan industri makanan dan minuman yang sehat dan mendukung kebijakan keamanan pangan nasional. (humas/afa/adv)
Sumber : zonaberita.com
Jumat, 31 Desember 2010 | 0 komentar

15 Tokoh UKM Dapat Penghargaan dari SBY

Senin, 20 Desember 2010 | 17.47.00 | 1 komentar

Seputar Tulungagung - Selain industi berskala besar, sejumlah industri kecil dan menengah (IKM) juga mendapat penghargaan nasional. Termasuk kepada individu yang berperan positif terhadap peningkatan keberhasilan IKM.

Penghargaan juga disampaikan langsung oleh Presiden SBY. Acara berlangsung di Istana Negara, Jalan Veteran, Jakarta, Senin (20/12/2010).

Untuk kategori IKM modern 2010, ada 5 penerimanya. Mereka IKM yang dinilai telah menerapkan teknologi modern dalam proses produksi sehingga lebih efisien dan menghasilkan nilai tambah.

Mereka adalah:

1. PT Sarandi Karya Nugraha, Sukabumi, Jabar.
2. PT Mitrasukses Engineering Indonesia, Pasuruan, Jatim.
3. CV Karya Baru, Lampung Timur, Lampung.
4. PT Mangkupalas Mitra Makmur, Samarinda, Kaltim.
5. PT Wieda Sejahtera, Jakarta Timur.

Untuk penghargaan Kreasi Prima Mutu, ada 4 IKM yang mendapat penghargaan. Ini adalah IKM yang dinilai telah menerapkan system kendali mutu secara konsisten.

Empat IKM penerimanya adalah:

1. CV Mendong K. Craft, Tasikmalaya-Jabar, untuk produk kerajinan anyaman mendong.
2. UD Tri Mulia Onix, Tulungagung-Jatim, untuk produk kerajinan dari batu marmer dan granit.
3. IKM Sanggalea, Wajo-Sulsel, produsen roti.
4. IKM Fetra, Biaro-Sumbar, untuk produk perlengkapan bayi.

Penghargaan berupa Upakarti 2010 di kategori Jasa Pengabdian, diberikan kepada lima individu. Mereka berasal dari dalam dan luar IKM yang dinilai berjasa luar biasa dalam pengembangan IKM di daerah masing-masing.

Mereka adalah:

1. Hj. Syarifah dari Lingga, Riau.
2. I.N. Widiartha dari Kupang, NTT.
3. I Gusti Kade Djaya dari Tabanan, Bali.
4. Pastor Jacques dari Sintang, Kalbar.
5. Sendy Ramania Wurandani dari Bandung, Jabar.

Upakarti jasa kepeloporan, tahun ini diberikan kepada lima orang yang berhasil mengembangkan IKM. Mereka adalah:

1. H. Wardono dari Surakarta, Jateng.
2. Budi Wibowo dari Purbalingga, Jateng.
3. Tentrem Sri dari Bengkulu.
4. H. Ade Hikmat Nugraha dari Sukabumi, Jabar.
5. Habib Saleh Al Mahdali dari Palu, Sulteng.

Upakarti kategori Jasa Pelestarian tahun ini juga ada lima orang yang menerimanya. Mereka yang dinilai berhasil mengembangkan kembali desain industri kecil di tingkat lokal dan nasional itu adalah:

1. Mateus Ala dari Melawi, Kalbar.
2. Uswatun Chasanah dari Tuban, Jatim.
3. M. Rivai Navis dari Senggau, Kalbar.
4. Sandiyo dari Klaten, Jateng.
5. Santoso Hartono dari Rembang, Jateng

(lh/dnl)

Sumber : detikfinance.com
Senin, 20 Desember 2010 | 1 komentar

Iklan

Terkini

Pendidikan