Seputar Tulungagung™  ~   Berita Tulungagung Hari Ini 

Pemprov Jatim Siapkan Dana Cadangan Antisipasi Bencana

Kamis, 17 November 2011 | 00.28.00 | 0 komentar

Tulungagung - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan dana cadangan sebesar Rp300 miliar untuk kebutuhan tanggap darurat bencana di seluruh kabupaten/kota di daerah tersebut.

"Jangan menanyakan jumlahnya berapa karena saya tidak hafal, yang pasti Pemprov telah menyiapkan dana cadangan 'on-call' bila sewaktu-waktu terjadi bencana di daerah," katanya setelah meresmikan Pekan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) di Kabupaten Tulungagung, Rabu.

Saat berbicara mengenai kesiapsiagaan bencana, pejabat yang akrab dipanggil Pakde Karwo ini memang tidak menyebut rincian kesiapan anggaran yang disediakan.

Ia hanya mengatakan bahwa selain telah menyediakan dana cadangan, Pemprov Jatim juga telah mengalokasikan kebutuhan dana khusus penanggulangan bencana di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

Angka Rp300 miliar yang disebut sebagai besaran dana cadangan yang disediakan dalam APBD justru diungkap oleh salah seorang anggota Komisi A DPRD Jatim Hasibuan Pasaribu yang saat itu mengikuti rangkaian kegiatan peresmian Pekan KIM di Kabupaten Tulungagung.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut merupakan akumulasi dari sisa dana cadangan tahun 2011 sebesar Rp50 miliar, ditambah dana cadangan untuk tahun 2012 yang dialokasikan dalam APBD Provinsi Jatim sebesar Rp250 miliar.

"Tetapi dana cadangan ini tidak murni hanya untuk bencana. Secara aturan, anggaran cadangan diperuntukkan kegiatan yang bersifat darurat dan tidak terencana sebelumnya," jelasnya.

Salah satu fungsi dana cadangan dimaksud, menurut Hasibuan Pasaribu, adalah untuk pemilihan atau pilkada gubernur (pilgub) yang diperkirakan digelar tahun 2014.

Belum jelasnya mekanisme pemilihan gubernur mendorong Pemerintah Provinsi beserta DPRD Jatim mengalokasikan dana cadangan lebih besar, sebagai antisipasi jika pilgub masih diselenggarakan dengan sistem pemilihan langsung.

"Kalau ternyata pemilihan dilakukan tidak langsung melalui voting di DPRD, berarti dana cadangan untuk kebutuhan pilgub aman (tidak terpakai). Sebaliknya jika dilakukan pemilihan langsung, nanti dana taktis yang digunakan ya dari dana cadangan ini," tandas dia. (Destyan)

Sumber: antarajatim.com | 16 Nov 2011

Posting Komentar