Seputar Tulungagung™  ~   Berita Tulungagung Hari Ini 
Tampilkan postingan dengan label Nasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasabah. Tampilkan semua postingan

Polisi Tembak Perampok Spesialis Nasabah Bank

Sabtu, 13 April 2013 | 07.41.00 | 0 komentar

TULUNGAGUNG - Seorang pelaku perampokan spesialis nasabah bank, ditembak petugas Satuan Reskrim Polres Tulungagung, Jawa Timur, karena berusaha melarikan diri saat akan ditangkap. Sementara dua rekannya diringkus tanpa perlawanan.

Ketiga pelaku adalah Ahmad, Fathoni, dan Safei, keduanya warga Kota Palembang, Sumatera Selatan. Mereka yang sudah sejak beberapa bulan belakangan menjadi target polisi ditangkap di Blitar saat tengah beraksi. Petugas terpaksa menembak kaki Fathoni karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Kapolres Tulungagung, AKBP Wisnu Hermawan Februanto, menjelaskan, selain para tersangka, masih ada dua orang yang kini dalam pengejaran. Keduanya merupakan otak perampokan di setiap aksi.

Para pelaku merupakan komplotan perampok spesialis nasabah bank di wilayah Tulungagung, Blitar, Malang, Kediri, dan Banyuwangi. Di setiap aksi, pelaku menaklukkan korbannya dengan lebih dulu mengempiskan kendaraan target lalu memecah kaca untuk mengambil uang.

“Mereka membuntuti korban sejak dari bank. Setelah yakin korban membawa uang, pelaku menaruh paku pada jalan yang akan dilalui oleh korban. Setelah ban korban kemps, pelaku mengambil uang yang ada di dalam mobil korban dengan cara memecah kaca mobil dengan busi motor,” ujar Wisnu di Tulungagung, Rabu (10/4/2013).

Dia menambahkan, ketiganya berperan sebagai joki dan pengawas situasi. Apabila ada pengejaran dari warga, mereka bertugas memotong laju kendaraan pengejar agar terjatuh. Tiap aksi, pelaku memperoleh Rp2 juta, sedangkan hasil rampokan diserahkan pada pimpinan mereka berinisial S.

Salah satu aksi mereka pada Februari lalu di Jalan Pahlawan, Kabupaten Tulungagung. Kawanan tersebut berhasil membawa kabur ratusan juta dari korbannya. (Sindo TV / Robby Ridwan / ris)

Sumber: okezone.com | Rabu, 10 April 2013
Sabtu, 13 April 2013 | 0 komentar

Polisi Tulungagung Kejar Perampok Nasabah Bank Jatim

Rabu, 03 Agustus 2011 | 01.49.00 | 0 komentar

Tulungagung - Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Tulungagung mengejar pelaku pembobolan jok motor milik nasabah Bank Jatim, dan membawa kabur uang Rp56 juta yang ada di dalamnya.

Kaur Pembinaan Operasional Satreskrim Polres Tulungagung, Iptu Siswanto, Selasa, mengatakan, saat ini para pelaku masih dalam tahap identifikasi.

Beberapa upaya yang telah dilakukan untuk mengidentifikasi kasus kriminal jalanan itu adalah dengan meminta keterangan saksi kunci yang melihat aksi para pelaku, seorang penjual buah bernama Bero Sudarmi (45) serta mengajaknya melihat rekaman CCTV yang ada di Bank Jatim cabang Tulungagung.

"Kami ajak saksi untuk melihat CCTV milik bank dan mengidentifikasi orang-orang yang terekam di dalamnya. Siapa tahu pelaku memang mengikuti korbannya sejak keluar dari bank," tuturnya.

Berdasarkan kesaksian Sudarmi, para pelaku berjumlah empat orang dengan mengendarai dua buah sepeda motor.

Tiga orang memakai helm, satu orang lainnya tanpa helm dan memakai baju warna biru berperan sebagai eksekutor yang membobol jok motor milik Suparmi.

"Untuk sementara kami masih mengidentifikasi empat orang pelaku, satu di antaranya berbaju biru berperan sebagai eksekutor," imbuhnya.

Para pelaku tidak merusak kuni jok untuk membukanya, melainkan dengan menarik sisi kanan jok hingga terbuka dan mengambil isinya. Pelaku lalu kabur menuju jalan raya terdekat, Jalan I Gusti Ngurah Rai.

Selain melakukan identifikasi, satreskrim juga langsung melakukan kontak dengan jajaran yang berada di lapangan untuk melakukan pengejaran.

Namun, hasilnya sejauh ini belum bisa dipastikan, apakah pelaku berasal dari Tulungagung atau dari luar kota.

"Tim yang ada di lapangan langsung melakukan pengejaran, sesaat setelah kejadian. Namun hingga kini belum dipastikan apakah para pelaku dari Tulungagung atau daerah lain," katanya.

Lebih jauh Siswanto meminta masyarakat untuk waspada terhadap meningkatnya aksi kejahatan yang selalu meningkat di saat bulan ramadhan, terutama menjelang lebaran.

Selain menyasar nasabah bank, pelaku kejahatan juga biasa menggunakan modus pecah kaca mobil. Masyarakat juga diminta untuk tidak ragu meminta pengawalan polisi jika mengambil uang dari bank dalam jumlah yang banyak.

"Pengawalan polisi diberikan secara gratis. Jadi jangan ragu-ragu meminta pengawalan polisi jika mengambil uang di bank, dari pada jadi korban kejahatan," tegasnya.

Sebelumnya, Suparmi, warga Perumahan Rimba Karya Barat, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Tulungagung menjadi korban kejahatan usai mengambil uang Rp56 juta dari Bank Jatim cabang Tulungagung.

Uang tersebut ditaruh di dalam tas kresek hitam bersama dompet, dan buku tabungan lalu ditaruh di dalam jok motor.

Dalam perjalanan pulang, Suprapti mampir belanja di Pasar Templek, Kelurahan Bago, Kecamatan Tulungagung untuk membeli buah belimbing dan pepaya.

Hanya ditinggal lima menit, empat orang pelaku menghampiri motor yang diparkir hanya berjarak 30 meter dari penjual buah, dan membawa kabur tas kresek berisi uang yang ada di dalam jok motor.Source: Antara
Rabu, 03 Agustus 2011 | 0 komentar

Iklan

Terkini

Pendidikan