Seputar Tulungagung™  ~   Berita Tulungagung Hari Ini 
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepak Bola. Tampilkan semua postingan

Persebaya Berambisi Jaga Rekor Belum Terkalahkan

Kamis, 06 Juni 2013 | 20.55.00 | 0 komentar

Surabaya - Tuan rumah Persebaya Surabaya berambisi menjaga rekor belum terkalahkan sepanjang musim ini saat menjamu Perseta Tulungagung pada pertandingan lanjutan Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (7/6).

Pelatih Persebaya Divisi Utama (DU) Tony Ho kepada wartawan di Surabaya, Kamis mengatakan timnya dalam kondisi bagus, kendati ada tiga pemain utama yang tidak bisa dimainkan menghadapi Perseta, yakni Jean Paul Boumsong, Uston Nawawi dan penjaga gawang Thomas Ryan Bayu.

"Kami bertekad menjaga rekor belum terkalahkan musim ini, tetapi Perseta juga pasti ingin menang untuk menjaga peluang lolos ke babak 12 besar," kata Tony.

Dari 12 pertandingan yang sudah dijalani, Persebaya berhasil meraih delapan kemenangan dan empat hasil imbang untuk memimpin klasemen Grup III dengan nilai 28.

Sedangkan Perseta berada di peringkat empat dengan nilai 19 atau sama dengan yang dikumpulkan Perseba Super Bangkalan di posisi ketiga. Kedua tim tersebut terpaut dua angka dari penghuni peringkat kedua PSBK Kota Blitar.

Pada pertemuan putaran pertama di Tulungagung, Perseta mampu menahan imbang Persebaya dengan skor 1-1.

"Perseta termasuk tim yang bagus dan pertahanannya cukup solid, tapi kami akan memanfaatkan kelemahan mereka dalam menyerang," tambah Tony.

Asisten Manajer Persebaya DU, Amran Said Ali, menambahkan kemenangan di kandang sendiri harus diamankan, kendati beberapa pemain penting tidak bisa diturunkan lawan Perseta.

"Dua laga tersisa di kandang sendiri, termasuk lawan Perseta, harus bisa diambil. Motivasi seluruh pemain untuk menang juga tinggi," katanya.

Sementara itu, Pelatih Perseta Agus Armada menegaskan bahwa pertandingan lawan Persebaya sangat krusial bagi timnya untuk mengamankan peluang ke babak 12 besar.

"Dua pertandingan terakhir ini sangat menentukan, sehingga kami bertekad mengambil angka dari Persebaya. Laga ini cukup sulit buat kami, karena Persebaya adalah tim kuat," ujarnya.

Menghadapi "Bajul Ijo", Perseta akan mengandalkan beberapa pemain pilarnya untuk menyerang, seperti Nelson Chaparro Aquero, Dede Hugo dan Harmoko.

Sumber: antarajatim.com | 06 Jun 2013
Kamis, 06 Juni 2013 | 0 komentar

Perseta syukuri hasil imbang dengan Persebaya

Rabu, 20 Februari 2013 | 20.33.00 | 0 komentar

Tulungagung - Pelatih Perseta Tulungagung, Kurnia Patmedi tetap mensyukuri hasil imbang 1-1 kala menjamu Persebaya DU di Stadion Rejoagung, Tulungagung, Rabu (20/2).

Menurutnya, mampu menahan Persebaya DU adalah sebuah prestasi bagi anak asuhannya yang relatif masih muda. "Persebaya tim yang sudah matang dan terbentuk. Kami memang sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk mengantisipasi mereka," urainya usai laga.

"Hasil seri ini tetap disyukuri karena target kami memang minimal draw," lanjut Kurnia yang mengaku mengantarkan Perseta ke Divisi Utama sejak berada di Divisi III ini.

Tambahan satu poin memang pantas disyukurinya. Sebab, hal itu membuat posisi Perseta naik setingkat ke posisi 4 klasemen sementara Grup 3 Divisi Utama PT Liga Indonesia.

Sementara terkait kemenangan yang hilang di menit-menit akhir, Kurnia juga tak begitu kecewa. Menurutnya, anak asuhnya sudah kehilangan konsentrasi karena keputusan wasit dan kelelahan.

"Kalau sudah lelah, emosi nggak bisa kontrol, pemain juga akan kehilangan konsentrasi," tandasnya. (fjr/dzi)

Sumber: merdeka.com / bola.net | Rabu, 20 Februari 2013
Rabu, 20 Februari 2013 | 0 komentar

Tren kemenangan Persebaya DU terhenti di Tulungagung

Tren kemenangan Persebaya Surabaya di Grup 3 Divisi Utama PT Liga Indonesia 2013 akhirnya terhenti. Adalah Perseta Tulungagung yang mampu menahan mereka 1-1 di Stadion Rejoagung, Rabu (20/2).

Perseta yang tampil semangat langsung menggebrak sejak menit awal. Persebaya yang masih meraba-raba permainan lawan akhirnya dikejutkan oleh gol Dede Hugo pada menit ke-10. Buruknya koordinasi lini belakang Persebaya antara Rasmoyo dan Suroso membuat Dede dengan leluasa melepaskan tendangan yang tak mampu diantisipasi Thomas Ryan Bayu. Perseta unggul 1-0.

Setelah gol tercipta, laga pun berlangsung keras. Kiper Perseta, Surrahman pun terpaksa ditandu keluar dan digantikan dengan Edi Purwanto usai bertabrakan dengan Serdjan Lupicic. Lebih dari itu, pertandingan keras ini membuat wasit Budi asal Malang terpaksa mengeluarkan empat kartu kuning di babak pertama. Masing-masing dua untuk pemain Persebaya, Basuki dan Thomas Ryan Bayu. Sedangkan dari Perseta, Aan Andik Prayitno dan Nanda Setiawan.

Serangan balik tuan rumah acap kali membahayakan pertahanan tim tamu. Demi mengantisipasinya, pelatih Persebaya Tony Ho menarik keluar Rasmoyo dan menggantikan bek mungil Imam Yulianto di menit ke-27.

Pergantian tersebut membawa perubahan bagi Bajul Ijo. Pada menit ke-30 mereka mendapatkan peluang ketika Uston Nawawi melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Bola deflected tendangan Uston melintir mengarah ke sudut kanan gawang, namun kiper Edi Purwanto masih bisa menepisnya.

Persebaya menguasai jalannya laga di penghujung babak pertama. Tercatat lima tendangan dilepaskan oleh Angga Pratama, Basuki, Gesio Carvalho, dan Lupicic dari luar kotak penalti. Namun semuanya belum ada yang mengarah ke gawang dan skor 1-0 mengantarkan kedua tim menuju ruang ganti.

Perseta kembali menguasai jalannya laga di menit-menit awal babak kedua. Hal ini membuat pelatih Tony Ho, kembali melakukan rotasi pemain. Basuki ditarik keluar dan digantikan Firmansyah. Beberapa menit kemudian giliran Suroso yang cedera dan digantikan Zaenal Arifin.

Jatah pergantian tiga pemain yang sudah dihabiskan tersebut akhirnya membawa resiko pada tim tamu. Persebaya akhirnya bermain 10 orang saja ketika Gesio Carvalho ditandu keluar lapangan karena cedera parah di menit ke-71.

Akan tetapi, bermain dengan 10 orang malah melecut semangat Persebaya. Mereka bahkan mampu menyamakan kedudukan di menit ke melalui Serdjan Lupicic ke-84. Gol ini pun menghapus kemenangan Perseta yang sudah di depan mata karena skor 1-1 bertahan hingga laga usai.

Meski gagal menang, tambahan satu angka ini tetap membuat Persebaya kokoh di puncak klasemen Grup 3 dengan mengantongi 10 poin. (fjr/mac)

Sumber: merdeka.com / bola.net | Rabu, 20 Februari 2013
| 0 komentar

Perseta Anggap Perebaya DU Berkulitas

Selasa, 19 Februari 2013 | 20.45.00 | 0 komentar

SURABAYA - Manajer Perseta Agus Armada mengatakan, pertarungan Perseta lawan Persebaya di kompetisi Divisi Utama (DU) di Stadion Rejoagung Tuluagung, Rabu (20/2/2013) dipastikan seru.

Persebaya DU dinilai tim yang memiliki materi cukup bagus.

"Kami sudah siap menghadapi Persebaya. Pemain pasti memiliki motivasi untuk mengalahkan mereka (Persebaya DU) di depan pendukung. Kami punya pemain-pemain muda yang cukup berkualitas," jelas Agus, Selasa (19/2/2013).

Agus menuturkan, tim Perseta memiliki motivasi tinggi menghadapi Uston Nawawi dkk. Kemenangan menjadi target yang diincar Dede Hugo dkk.

"Pelatih sudah menyiapkan tim secara baik. Persebaya merupakan tim yang sudah punya nama dengan dukungan pemain bagus, tapi kami tidak takut," tutur Agus.

Sumber: SURYA Online | Selasa, 19 Februari 2013
Selasa, 19 Februari 2013 | 0 komentar

Dianggap Merugikan, Wasit Jadi Sasaran Amuk

Kamis, 05 April 2012 | 01.59.00 | 0 komentar

Tulungagung: Aksi kericuhan mewarnai laga sepak bola Divisi I Grup VII, Liga Indonesia putaran pertama di Stadion Rejoagung, Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (4/4). Kedua tim ramai-ramai menghakimi wasit dengan bogem mentah.

Pertandingan tersebut mempertemukan PSID Jombang dengan Persenga Nganjuk. Kericuhan pecah di sepanjang babak pertama dan kedua. Wasit Yusman asal Makassar, menjadi sasaran pemukulan dan tendangan pemain kedua tim.

Sang wasit dikejar pemain hingga ke pinggir lapangan. Tidak berhenti menjadi bulan-bulanan pemain, Yusman pun dihakimi oficial kedua kesebelasan.

Penyebabnya, keputusan Yusman dianggap merugikan kedua kesebelasan. Namun ironis, meski dipukuli pemain dan oficial, Yusman hanya mengeluarkan satu kartu merah. Pertandingan pun berakhir dengan skor seri 3-3.(Wtr4)

Sumber: Metrotvnews.com | Kamis, 5 April 2012
Kamis, 05 April 2012 | 0 komentar

Divisi Satu | Dibuka di Tulungagung, Divisi Satu Resmi Bergulir

Sabtu, 31 Maret 2012 | 21.50.00 | 0 komentar

Kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia XVII tahun 2012 resmi bergulir. Ditandai dengan pelepasan burung merpati dan balon ke udara, kompetisi yang diselenggarakan oleh Badan Liga Sepak Bola Amatir Indonesia (BLAI) itupun diharapkan nantinya bisa membantu meningkatkan pesepakbolaan di tanah air.

Demikian kata CEO BLAI, Syauqi Suratno dalam kata sambutannya di depan publik Tulungagung di Stadion Rejo Agung, Tulungagung, Sabtu (31/3). "Komitmen kami untuk meningkatkan sepak bola Indonesia melalui pembinaan usia muda sangat kuat," jelas Syauqi. "Hal ini terlihat lewat upaya kami menggelar Divisi Satu, Divisi Dua, Divisi Tiga, dan liga remaja U-15 dan U-18.

Selain lepas burung dan balon ke udara, pembukaan Divisi Satu juga diisi oleh beraneka hiburan, seperti modern dance dari Yamaha Tulungagung selaku pihak sponsor Perseta hingga musik dangdut yang dibawakan artis lokal Tulungagung.

Setelah itu, agenda pembukaan Divisi Satu pun dilanjutkan dengan pertandingan antara sang tuan rumah, Perseta Tulungagung melawan PSID Jombang di Grup VII. Dalam pertandingan itu, kedua tim yang bermain di bawah guyuran hujan berkali-kali membuat publik Tulungagung berteriak.

Hasil akhir, Tulungagung memetik kemenangan dengan skor tipis 2-1. Dua gol kemenangan Perseta diciptakan Dedik Kristiawan pada menit ke-40 dan ke-44 melalui titik putih. Sementara itu, gol milik PSID dicetak oleh Kadaffi ketika laga berjalan 19 menit. Berkat kemenangan itu, Perseta pun duduk di puncak klasemen Grup VII dengan tiga poin.

Selain di Tulungagung, dua pertandingan serupa yang notabenenya pembuka juga digelar di dua daerah berbeda, yakni di kota Asahan, Sumatera Utara dan Blora, Jawa Tengah. Di Asahan, PSSA Asahan melawan Medina Medan Jaya, sementara di Blora, Persikaba Blora ditantang Persipa Pati.

Sedikit catatan, Divisi Satu yang diselenggarakan BLAI diikuti oleh 56 tim dari berbagai daerah. Ke-56 tim itu dibagi ke dalam 12 grup, dengan perincian tiap grup berisi empat sampai enam tim.

Berbeda dibanding dengan ISL ataupun Divisi Utama, kompetisi amatir ini dimainkan dengan sistem home turnamen setengah kompetisi. Juara dan runner-up dimasing-masing grup nantinya berhak melaju ke putaran selanjutnya sebelum akhirnya dibagi kembali dalam enam grup.

Berikut tim-tim yang berkompetisi di Divisi Satu:

Grup I
-Persass Sabang
-Aceh Utara FC
-PSAB Aceh
-Pidie Jaya
-Persal Aceh Selatan
-Persidi Idi
Tempat: Banda Aceh, Aceh; Tanggal Dimulai: 14 April 2012

Grup II
-PSSA Asahan
-Medina Medan Jaya
-Poslab Labuhan Ratu
-PSSD Dairi
-PSTS Tanjung Balai
-PSDS Deli Serang
Tempat: Asahan, Sumatera Utara; Tanggal Dimulai: 31 Maret 2012

Grup III
-PS Bungo
-Persisko Bangko
-PSPP Padang Panjang
-Persiju Sijunjung
-PS Pasaman Barat
-Persis Solok
Tempat: Bungo, Jambi; Tanggal Dimulai: 14 April 2012

Grup IV
-Jakarta Timur FC
-PSBL Bandar Lampung
-Persista Sintang
-Persibabar Bangka Barat
-PS Bangka
Tempat: Jakarta Timur, DKI Jakarta; Tanggal Dimulai: 14 April 2012

Grup V
-Persibas Banyumas
-Persekap Kota Pekalongan
-PSISRA Sragen
-Persitas Kab Tasikmalaya
-Persikad Kota Depok
Tempat: Banyumas, Jawa tengah; Tanggal Dimulai: 2 April 2012

Grup VI
-Persikaba Blora
-Persipur Purwodadi
-Persipa Pati
-PSISA Salatiga
Tempat: Blora, Jawa Tengah; Tanggal Dimulai: 31 Maret 2012

Grup VII
-Perseta Tulungagung
-PSID Jombang
-Persenga Nganjuk
-Persedikab Kab Kediri
Tempat: Tulungagung, Jawa Timur; Tanggal Dimulai: 31 Maret 2012

Grup VIII
-Perseba Bangkalan
-Persida Sidoarjo
-Persekap Kota pasuruan
-Persisum Sumbawa
Tempat: Bangkalan, Jawa Timur; Tanggal Dimulai: 15 April 2012

Grup IX
-Persekabpas
-Persebo Bondowoso
-Persikapro Probolinggo
-Protaba Bantul
Tempat: Pasuruan, Jawa Timur; Tanggal Dimulai: 8 April 2012

Grup X
-Penajam Pasir Utara
-Persipas Paser
-PS Kabupaten Tapin
-Persehan Marahan
Tempat: Penajam, Kalimantan Timur; Tanggal Dimulai: 12 April 2012

Grup XI
-PSKT Tomohon
-Persipal Palu
-Persewar Waropen
-Yahokimo FC
Tempat: Tomohon, Sulawesi Utara; Tanggal Dimulai: 14 April 2012

Grup XII
-Persifa Fak Fak
-Perseka Kaimana
-Persigubin GN Bintang
-Persipan Paniaire
Tempat: Fak Fak, Papua Barat; Tanggal Dimulai: 14 April 2012


Sumber: bolanews.com | Sabtu, 31/03/2012
Sabtu, 31 Maret 2012 | 0 komentar

56 Tim Tampil di Divisi 1 PSSI Versi KPSI

Jumat, 30 Maret 2012 | 00.25.00 | 0 komentar

Sebanyak 56 tim segera tampil mengikuti kompetisi kompetisi Divisi I musim 2012/2013 PSSI-KPSI, yang menggunakan home tournament dan sistem setengah kompetisi.

Kompetisi amatir tersebut akan dibuka secara nasional di Tulungagung, Jawa Timur, 31 Maret, di mana akan digelar babak penyisihan Grup VII yang dihuni oleh tuan rumah Perseta Tulungagung, PSID Jombang, Persenga Nganjuk, dan Persedikab Kabupaten Kediri.

CEO Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) Syauqi Suratno menjelaskan, sebenarnya pihaknya menyediakan slot 66 klub untuk mengikuti kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2012. Namun, sampai batas akhir pendaftaran, hanya 56 klub yang mendaftar. Jumlah itu dinilai sudah lebih dari cukup, karena sudah mewakili seluruh Indonesia.

“Sesuai dengan amanat dari PSSI yang tertuang dalam PO (peraturan organisasi), maka kami wajib menggulirkan kompetisi Divisi I. Pasalnya, kompetisi yang menjadi jembatan akhir klub sebelum menuju level profesional, juga akan menentukan klub yang akan promosi ke jenjang profesional. Apalagi, kompetisi Divisi Utama juga sudah bergulir,” papar Syauqi yang didampingi Acting Sekjen PSSI, Tigor Shalom Boboy.

Menurut Syauqi, 56 tim tersebut dibagi dalam 12 grup. Masing-masing grup ada yang terdiri dari empat klub sampai enam klub. Itu juga telah sesuai dengan PO kompetisi Divisi I.

Pada hari pertama, 31 Maret, selain di Tulungangung, juga digelar pertandingan di dua grup lainnya yaitu Grup VI di Blora yang dihuni oleh Persikaba Blora, Persipur Purwodadi, Persipa Pati, dan PSISRA Sragen, serta Grup II di Kisaran, Asahan, Sumatera Utara.

Grup II ini dihuni tuan rumah PSSA Asahan, Medina Medan Jaya, Poslab Labuhan Batu, PSSD Dairi, PSTS Tanjung Balai, dan PSDS Deli Serdang. Untuk grup-grup lainnya kompetisi mulai bergulir antara 8 April – 15 April.

Menurut Syauqi, BLAI benar-benar sangat komunikatif sejak melakukan sosialisasi pendaftaran Januari lalu. Sejak itu, BLAI selalu menjalani komunikasi dengan klub-klub yang terdaftar sebagai anggota Divisi I, baik melalui telepon maupun pesan singkat.

Terakhir, BLAI mengirimkan formulir pendaftaran dan klub wajib mengembalikan beserta kesiapan mereka untuk mengikuti kompetisi.

“Kami selalu mengingatkan mereka sejak manager meeting di Golden Boutique Hotel. Setelah itu, kami kembali mengingatkan mereka juga Pengprov masing-masing klub saat Kongres di Swissbel Hotel. Terakhir di Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Mercure. Artinya, klub-klub ini memang sudah siap berlaga,” jelas Syauqi.

Terkait sponsor dan pendanaan, lanjut Syauqi, pelaksanaan kompetisi semua dibiayai BLAI, termasuk biaya perangkat pertandingan. Namun, BLAI juga tetap memberikan peluang klub mencari sponsor sendiri.

“Klub bebas mencari sponsor. Mereka hanya wajib melaporkan nama sponsor itu. BLAI sama sekali tidak meminta bagian dari sponsor yang didapat klub,” tandas Syauqi.

Sementara itu, Acting Sekjen PSSI Tigor Shalom Boboy mengatakan, pelaksanaan kompetisi merupakan program kerja yang telah diputuskan dalam Kongres Luar Biasa (KLB). Selain itu, kompetisi ini memang wajib digelar sesuai PO PSSI.

“Kompetisi amatir tidak bisa dilepaskan begitu saja. Apalagi Divisi I adalah jenjang terakhir klub sebelum masuk level profesional. Sinergi inilah yang harus berjalan dengan baik, sehingga pembinaan di PSSI juga berjalan dengan baik,” tandas Tigor.

Pembagian Grup Kompetisi Divisi I Liga Indonesia 2012.

Grup I : Persass Sabang, Aceh Utara FC, PSAB Aceh Besar, Pidie Jaya, Persal Aceh Selatan, Persidi Idi

Grup II : PSSA Asahan, Medina Medan Jaya, Poslab Labuhan Batu, PSSD Dairi, PSTS Tanjung Balai, PSDS Deli Serdang.

Grup III: PS Bungo, Persisko Bangko, PSPP Padang Panjang, Persiju Sijunjung, PS Pasaman Barat, Persis Solok.

Grup IV : Jakarta Timur FC, PSBL Bandar Lampung, Persista Sintang, Persibabar Bangka Barat, PS Bangka.

Grup V : Persibas Banyumas, Persikap Kota Pekalongan, PSISra Sragen, Persitas Kab Tasikmalaya, Persikad Kota Depok.

Grup VI: Persikaba Blora, Persipur Purwodadi, Persipa Pati, PSISa Salatiga.

Grup VII: Perseta Tulungagung, PSID Jombang, Persenga Nganjuk, Persedikab Kab Kediri.

Grup VIII: Perseba Bangkalan, Persida Sidoarjo, Persekap Kota Pasuruan, Persisum Sumbawa.

Grup IX: Persikabpas Pasuruan, Persebo Bondowoso, Persikapro Probolinggo, Protaba Bantul.

Grup X: Penajam Pasir Utara, Persipas Paser, PS Kabupaten Tapin, Persehan Marabahan.

Grup XI: PSKT Tomohon, Persipal Palu, Persewar Waropen, Yahukimo FC.

Grup XII: Persifa Fak Fak, Perseka Kaimana, Pesigubin Gn Bintang, Persipan Paniai. (esa/end)

Sumber: Bola.net | 29-03-2012
Jumat, 30 Maret 2012 | 0 komentar

PSSI Versi KLB Mulai Gulirkan Liga Amatir

Rabu, 28 Maret 2012 | 23.55.00 | 0 komentar

Rencananya kompetisi Divisi I akan mulai digelar 31 Maret 2012

CEO Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI) versi PSSI hasil Kongres Luar Biasa (KLB), Syauqi Suratno, mengatakan pihaknya bakal segera menggulirkan kompetisi liga amatir Divisi I, II, dan III.

Syauqi menegaskan BLAI menjadi satu-satunya pengelola liga amatir di Indonesia. Selain Divisi I, II, dan III, Syauqi mengatakan pihaknya juga mengagendakan liga remaja U-18 Piala Soeratin, serta liga U-15 Piala Kemenpora.

Rencananya, kompetisi Divisi I akan mulai digelar 31 Maret 2012. Sementara Divisi II akan dimulai pada 21 April 2012. Adapun untuk penyelenggaraan Divisi III, Syauqi mengatakan rencanaya digelar pada 30 April 2012.

"Pembukaan secara nasional Divisi I akan digelar di Tulungagung, Jawa Timur. Bersamaan dengan Tulungagung juga digelar pertandingan di tiga grup lainnya, di Blora dan Asahan, Sumatera Utara. Kami berharap dengan bergulirnya kompetisi liga amatir, sistem mata rantai kompetisi akan berjalan. BLAI dalam hal ini tidak hanya sebagai wadah kompetisi, tetapi juga menjaring bibit-bibit pemain," ujar Syauqi di Kantor BLAI, Senayan, Rabu 28 Maret 2012.

Untuk gelaran Divisi I akan menggunakan sistem home tournament dengan format setengah kompetisi. BLAI menyiapkan 66 slot untuk klub Divisi I, yang bisa diikuti oleh klub-klub amatir tanpa melihat batasan umur. Untuk gelaran musim 2012 ini, tercatat sudah 56 klub yang mendaftar kepada BLAI.

Sedangkan untuk gelaran Divisi II, Syauqi mengatakan saat ini sudah ada 100 klub yang bersiap mengikuti kompetisi. Sementara untuk gelaran Divisi III tidak ada batasan jumlah peserta. Kompetisi digulirkan oleh masing-masing Pengprov PSSI untuk kategori klub-klub sepakbola U-21.

"Pada saatnya, kami akan bekerjasama dengan klub-klub profesional ISL, untuk memaksa mereka membuat tim kelompok umur. Ini juga sejalan dengan tujuan PSSI meningkatkan pengembangan sepakbola usia dini," papar Syauqi.

Saat ini, kompetisi Divisi III diakui Syauqi sudah berjalan terlebih dahulu. Sebanyak delapan Provinsi di Indonesia telah secara serentak menggelar kompetisi di tingkat Provinsi masing-masing. Rencananya, pada 30 April nanti, Provinsi-Provinsi tersebut sudah mendapatkan wakil mereka untuk berlaga di babak wilayah. Setelah tembus babak wilayah, klub pemenang akan tampil di tingkat nasional. (eh)

Sumber: VIVAbola | Rabu, 28 Maret 2012
Rabu, 28 Maret 2012 | 0 komentar

Kejari Tulungagung Tahan Tersangka Korupsi PSSI

Rabu, 07 Maret 2012 | 18.01.00 | 0 komentar

Tulungagung - Kejaksaan Negeri Tulunagung, Selasa menahan seorang tersangka korupsi PSSI Tulungagung tahun 2010, atas nama Aang Pungky (30), setelah sebelumnya sempat mangkir di dua pemanggilan pertama.

Aang bersama dua kuasa hukumnya, Anthony LJ Ratang dan Andy Firasadi datang ke Kejari Tulungagung sekitar pukul 08.00 WIB dan langsung menghadap jaksa pemeriksa, Dodik Mahendra.

Sekitar pukul 14.00 WIB, didampingi kuasa hukum dan dua petugas Kejari Tulungagung, Aang dibawa ke Lapas Klas IIB Tulungagung dengan menggunakan mobil kijang plat merah AG 430 RP. Mereka langsug masuk melewati pintu gerbang lapas untuk mengurus administrasi penahanan tersangka.

Berselang sekitar 20 menit kemudian, rombongan pengantar ini keluar dari Lapas, namun kuasa hukum Aang menolak memberikan komentar. "Maaf saya tidak bisa berkomentar. Pokoknya kami mengikuti semua proses hukum," ujar Andy Firasady.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tulungagung, Santosa Hadi Pranawa menegaskan, penahanan tersebut berdasar penilaian subyektif jaksa, agar tersangka tidak melarikan diri, atau merusak barang bukti.

"Tahapannya sangat penjang, mulai dari pemeriksaan saksi-saksi, penetapan tersangka, hingga kami putuskan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka," ujarnya.

Lanjut Santosa, Aang yang saat itu menjabat sebagai bendahara PSSI Tulungagung menandatangani setiap bentuk pengeluaran. Namun hingga kini pihaknya masih melakukan penyidikan lanjutan, apakah perbuatan tersebut diketahui atasannya atau tidak. "Kami masih terus memeriksa saksi-saksi untuk mengetahui keterlibatan pengurus (PSSI Tulungagung) yang lain," katanya.

Sejauh ini dari seluruh pengurus PSSI Tulungagung tahun 2010, baru Aang yang ditetapkan sebagai tersangka. Namun Kejari sudah memeriksa Ketua PSSI saat itu, Supriono dan Edi Tetuko yang menjabat sebagai sekretaris.

Korupsi PSSI Tulungagung bermula dari dana hibah APBD Kabupaten Tulungagung tahun 2010 kepada PSSI Tulungagung melalui KONI Tulungagung, sebesar Rp1,75 miliar. Dana tersebut lalu digunakan untuk kegiatan Perseta (Persatuan Sepakbola Tulungagung) yang mengarungi kompetisi Divisi II PSSI.

Pencairan dana hibah APBD 2010 dilakukan dalam lima tahap, tahap pertama dikucurkan dana, Rp275 juta, untuk kegiatan Triwulan pertama, tahap kedua antara bulan April-Juni 2010, dikucurkan dana Rp400 juta untuk kompetisi internal dan diklat.

Tahap ketiga, dikucurkan bantuan PSSI ke Perseta sebesar Rp100 juta untuk berlaga di Divisi II Liga Indonesia, tahap keempat dikucurkan tambahan dana untuk berlaga di Divisi II Liga Indonesia sebesar Rp475 juta. Dan terakhir, bantuan PSSI untuk kegiatan divisi II sebesar Rp500 juta.

Sayangnya dalam surat pertangungjawaban (SPJ) diketahui jika dari dana Rp1,75 miliar yang dikucurkan, berdasarkan pemeriksaan terdapat Rp750 juta yang tidak bisa dipertanggungjawabkan. (Destyan)

Sumber: antarajatim.com | 06 Mar 2012
Rabu, 07 Maret 2012 | 0 komentar

Yongki Aribowo dan Kebiasaan Menggoyang Jala Gawang

Jumat, 10 Februari 2012 | 01.49.00 | 0 komentar

SAMARINDA - Penyerang Persisam Putra Samarinda Yongki Aribowo punya kebiasaan unik sata beryanding. Khususnya, ketika menunggu tendangan pojok atau bola mati di wilayah pertahanan lawan.

Pria kelahiran Tulungagung 23 November 1989 ini, selalu menggoyang jala gawang lawan. Namun kebiasaan Yongki itu, tidak memiliki makna ritual khusus soal menggoyang jala gawang lawan.

Kebiasaan ini juga pernah dilakukan pemain Persipura Jayapura Titus Bonai. "Gak ada ritual, itu cuma iseng-iseng saja. Siapa tahu jadi gol," kata Yongki Aribowo, memberikan alasan soal menggoyang jala gawang lawan, Kamis (9/2/2012) sore, usai latihan.

Namun saat pemain bernomor punggung 23 ini mengoyang jala gawang Persela Lamongan, Persisam justru kalah 0-1. Dalam pertandingan itu, Persisam Samarinda menggempur habis-habisan pertahanan Persela Lamongan.

Namun Yongki membantah, jika menggoyang jala gawang lawan meniru gaya Titus Bonai pada saat memperkuat Tim Nasional Indonesia. Dia menegaskan, menggoyang jala gawang itu, tidak memiliki maksud percaya dengan hal-hal yang mustahil. Ia melakukan hanya sekadar iseng, dengan harapan bisa membuahkan gol. "Semua itukan terserah yang diatas," katanya.

Pada saat Persisam Putra menjamu Persela Lamongan, Yongki gagal menjebol gawang lawan, membuat Yongki tidak habis pikir. Padahal pada laga Senin (6/2/2012) lalu Yongki sempat mendapat satu peluang emas. Sayangnya, sepakan Yongki masih membentur tiang gawang.

Padahal, lanjut Yongki, posisi kiper sudah tertinggal. "Masak tinggal taruh bola saja masih kena tiang," kenang Yongki yang masih terheran-heran pada laga itu.

Data Pemain

Nama Lengkap : Yongki Aribowo
Lahir : Tulungagung, 23 November 1989
Tinggi Badan : 175 cm.
Berat Badan : 63 Kg.
Posisi : Gelandang
Nomor Punggung : 23
Klub : Persisam Putra Samarinda


Sumber: Tribunnews.com | Kamis, 9 Februari 2012
Jumat, 10 Februari 2012 | 0 komentar

Iklan

Terkini

Pendidikan