Seputar Tulungagung™  ~   Berita Tulungagung Hari Ini 
Tampilkan postingan dengan label Haji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Haji. Tampilkan semua postingan

Calon Haji Tulungagung Dimakamkan di Madinah

Selasa, 16 September 2014 | 02.09.00 | 0 komentar

Tulungagung - Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, memastikan seorang calon haji yang dikabarkan meninggal di Kota Madinah, Arab Saudi, Miseran (67), telah dimakamkan di pemakaman haji Madinah, Minggu (14/9) malam.

"Kami sudah makamkan begitu mendapat persetujuan dari pihak keluarga," kata pelaksana penyelenggara haji Kakemenag Tulungagung, Amang Rita A. Angio di Tulungagung, Senin. Read More
Sumber: antarajatim.com | 15 Sept 2014
Selasa, 16 September 2014 | 0 komentar

27 daerah menerima IPHI Award 2012

Senin, 09 April 2012 | 13.18.00 | 0 komentar

Solo - Sebanyak 27 daerah di Indonesia menerima penghargaan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Award 2012 pada acara puncak peringatan Hari Ulang Tahunnya Ke-22 di Kota Solo.

Ketua Umum IPHI H. Kurdi Mustofa, di Solo, Minggu, mengatakan, penganugerahan IPHI Award tersebut akan dilakukan disela acara rapat kerja nasional (Rakernas) ke-10 di Aula Diamond Solo, Senin (9/4).

"Dari 27 daerah yang mendapatkan penghargaan IPHI Award itu, tujuh di antaranya sudah menerima dua kali bertutut-turut," kata Kurdi Mustofa.

Ia menjelaskan, tujuh daerah yang mendapat penghargaan Grand IPHI Award, yakni Provinsi Sumatera Utara dan Maluku, keduanya peraih bidang kinerja dan ivovasi. Kemudian, Kabupaten Tulungagung (Jawa Timur) dan Kota Samarinda (Kalimantan Timur) masing--masing peraih IPHI award bidang manajemen.

IPHI Kota Bogor Jawa Barat menerima bidang pendidikan, sedangkan Kabupaten Klaten (Jateng) dan Kota Batu (Jatim), keduanya mendapat penghargaan bidang kesehatan.

Selain itu, 20 daerah lainnya yang menerima IPHI Award bidang kinerja organisasi yakni Provinsi Jateng dan Jatim, sedangkan Jabar, Nangroe Aceh Darussalam (NAD) menerima bidang Inovasi kemabruran .

Kota Surakarta (Jateng) dan Kota Bandar Lampung masing--masing menerima penghargaan IPHI Award bidang manajemen, Kota Payakumbuh (Sumatera Barat) dan kabupaten Langkat (Sumatera Utara) menerima bidang pendidikan.

Kota Pontianak (Kalbar), Kota Manado (Sulut) menerima IPHI Award bidang dakwah, Kota Tegal (Jateng), Kabupaten Majalengka (Jabar) peraih bidang ekonomi/koperasi, sedangkan Wonogiri (Jateng) dan Tabanan (Bali) bidang partisipasi anggota.

Penghargaan IPHI Award 2012 bidang pemberdayaan umat juga diberikan kepada Kabupaten Pinrang (Sulawesi Selatan) dan Kota Bandung (Jabar), bidang kepedulian sosial diberikan kepada Kota Kendari (Sulawesi Tenggara) dan Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur).

Penghargaan IPHI Award bidang kepedulian lingkungan hidup masing--masing diberikan kepada Kabupaten Boyolali (Jateng) Sutubondo (Jatim).

Menurut Kurdi Mustofa, penganugerahan IPHI Award tersebut rencana diberikan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di sela acara pencanangkan Gerakan Investasi Wakaf Uang Manara Haji Indonesia.
(ANT)

Sumber: ANTARA News | Minggu, 8 April 2012
Senin, 09 April 2012 | 0 komentar

Tasyakuran Haji di Pendopo Tulungagung

Senin, 05 Desember 2011 | 20.40.00 | 0 komentar

Tulungagung - Jamaah Haji (JH) asal Kabupaten Tulungagung Minggu, 4/12/2011. menyelenggarakan Istiqosah, tasyakuran Haji dan memperingati Ulang Tahun Kabupaten Tulungagung ke 806 tahun di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Sebelum acara dimulai Para Jamaah haji tahun 2011 dikirab dari Masjid Al Munawar menuju ke Pendopo Tulungagung dengan diiringi Sholawat Nabi.

Istiqosah dimulai sejak pagi ini dipimpin oleh KH. Hadi Mahfud dari Pondok Mlaten, Kauman, Tulungagung. Acara ini juga dihadiri Wakil Bupati Tulungagung Moch. Athiyah SH, Kepala SKPD dan Tokoh masyarakat dengan penceramah Kyai H. Moh. Najib dari Ponpes Al Madinah, Jombang.

Ketua Panitia Damanhuri S.Ag yang juga Kepala Kementrian Departemen Agama Kabupaten Tulungagung, melaporkan, bahwa jumlah Calon Jamaah Haji (CJH) Tulungagung tahun 2011 sebanyak 917 orang. Dari jumlah ini 3 orang gagal berangkat lantaran sakit dan 2 orang meninggal di tanah suci, dengan demikian maka.yang pulang sampai di Tulungagung sebanyak 912 orang JH. CJH berangkat dari bandara Juanda, Surabaya, Minggu,13 Nopember 2011 dan kepulangan JH, yang menggunakan kelompok terbang (kloter) 28, 29 dan 30 pada Rabu 23 Nopember 2011

Perwakilan Jamaah Haji Tulungagung Drs. Winarto MM, pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada berbagai fihak yang telah membantu baik proses keberangkatannya maupun kepulangannya dari tanah suci. Rombongan JH Tulungagung merasa bersyukur karena dapat kembali dalam keadaan sehat dan dapat dilalui dengan selamat.

Wakil Bupati Tulungagung dalam sambutannya berharap berkat doa dari para Jamaah Haji Tulungagung dapat memberikan pengaruh yang baik bagi masyarakat Kabupaten Tulungagung. disamping itu, Moch. Athiyah mengajak para jam’ah haji untuk dapat menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Pelaksanaan ibadah haji.

Sementara itu KH. Moh. Najib dari Jombang dalam ceramahnya mengungkapkan tentang Ibadah haji yang dapat mempengaruhi diri seseorang memiliki jiwa sosial, maka salah satu ciri mendapatkan haji yang mabrur yaitu mereka dapat merubah gaya hidup kurang peduli terhadap sesama menjadi orang yang suka membantu dan bersedekah.

Pada acara kegiatan agama tersebut juga dilaksanakan pemberian bantuan dari Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Tulungagung kepada 76 anak yatim, masing-masing anak mendapatkan bantuan Rp 250.000. Bantuan bagi anak yatim tersebut diberikan oleh Wakil Bupati Tulungagung. (Heri/Humas)

Sumber: tulungagung.go.id | Senin, 05 Desember 2011
Senin, 05 Desember 2011 | 0 komentar

Warga Keluhkan Keterlambatan Kedatangan Jamaah Haji Tulungagung

Rabu, 23 November 2011 | 18.48.00 | 0 komentar

Tulungagung - Sebagian warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur mengeluhkan keterlambatan kedatangan rombongan jamaah haji setempat, yang seharusnya tiba di Kota Marmer pukul 10.00 WIB molor hingga pukul 12.30 WIB.

"Panitia harusnya bisa meminimalisir risiko keterlambatan seperti ini, jangan sampai terulang," ujar M Jabir, salah seorang anggota keluarga jamaah haji, Rabu.

Jabir, sebagaimana rombongan keluarga jamaah haji yang lain, mengaku telah tiba di halaman Masjid Al Munawar sejak pukul 09.00 WIB.

Mereka sengaja datang lebih awal karena panitia pelaksanaan ibadah haji (PPIH) sebelumnya mengkonfirmasi bila rombongan jamaah haji yang masuk kelompok terbang (kloter) 28 akan tiba di Kota Marmer sekitar pukul 10.00 WIB.

Namun prediksi tersebut ternyata meleset. Meski tidak berselisih terlalu lama, setidaknya tiga armada bus yang mengangkut rombongan jamaah haji kloter 28 akhirnya baru masuk Kabupaten Tulungagung sekitar pukul 12.15 WIB.

Para jamaah haji kloter 28 yang berjumlah kurang lebih 120-an orang tersebut kemudian diturunkan di halaman samping Masjid Agung Al-Munawar, barat alun-alun atau Taman Kusuma Wicitra yang ada di pusat kota.

"Kami meminta maaf atas keterlambatan yang terjadi. Rombongan sebenarnya sudah mendarat di Bandara Juanda sejak pukul 02.15 WIB, dinihari tadi dan baru keluar dari Asrama Haji Sukolilo sekitar pukul 06.00 WIB," paparnya.

Proses antara dari Juanda hingga keluar dari asrama haji inilah yang menurut keterangan Kasi Haji Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Tulungagung Supriyono, menyebabkan jadwal molor cukup lama.

Jumlah jamaah haji Kabupaten Tulungagung saat pemberangkatan, awal Oktober lalu tercatat sebanyak 914 orang. Namun selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, dua jamaah di antaranya dilaporkan meninggal.

Rombongan jamaah haji tersebut terbagi dalam tiga kelompok terbang, yakni kloter 28, 29, serta 30. Dua rombongan atau kloter yang disebut terakhir tiba secara bergantian pada pukul 16.00 WIB dan pukul 22.00 WIB. (Destyan)

Sumber: antarajatim.com | 23 Nov 2011
Rabu, 23 November 2011 | 0 komentar

Bupati Tulungagung Doa’kan Semua Jamaah Jadi Haji Mabrur

Kamis, 13 Oktober 2011 | 00.41.00 | 0 komentar

Tulungagung - Kepada 917 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Tulungagung, Bupati Tulungagung Ir. Heru Tjahjono MM mendoa’kan agar JCH Tulungagung nantinya dapat menjadi haji mabrur.

Demikian antara lain disampaikan Bupati ketika memberangkatkan Calon Jemaah Haji di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Tulungagung, Rabu (12/10/2011), Pemberangkan para Calon Jemaah Haji ini disaksikan para Kyai, Alim Ulama, Pengasuh Ponpes dan para Pimpinan SKPD Pemkab Tulungagung.

Bupati berharap agar semua jama'ah dapat menjaga kesehatan, berangkat dan pulang selamat dan sehat begitu pula dengan keluarga yang dirumah. Khusus bagi Jamaah Calon Haji suami istri untuk selalu rukun dan punya komitmen bersama menjaga kekompakan dalam beribadah. Selanjutnya, Bupati juga mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji.

Kepala Staf penyelenggara haji yang juga sebagai Kepala Kantor Kemenag Tulungagung Drs. H. Daman Huri, M.Ag melaporkan, Calon Jamaah Haji (JCH) dari Tulungagung berangkat ke asrama Haji Sukolilo dengan 21 unit bus, terdiri 10 (sepuluh) unit bus untuk rombongan kelompok terbang (kloter) 28 dan 10 unit bus untuk rombongan kloter 29 serta l (satu) unit bus untuk rombongan kloter 30.

Pemberangkatan (JCH) di halaman Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso ditandai dengan lambaian bendera start yang dilakukan oleh Bupati Tulungagung. Sebelum pemberangkatan didahului dengan adzan yang dilakukan oleh muadzin Ust. Imam Muhaji dan doa oleh Kyai Mujab Mujib dari Ponpes Aftohiriah, Mangunsari. (Her/Humas)

Sumber: tulungagung.go.id | Rabu, 12 Oktober 2011
Kamis, 13 Oktober 2011 | 0 komentar

Bupati Lepas 927 Jamaah Calon Haji Tulungagung 2011

Kamis, 06 Oktober 2011 | 22.56.00 | 0 komentar

Tulungagung - Sebanyak 927 Jamaah Calon Haji (JCH) kelompok terbang (kloter) 28, 29 dan 30 asal Kabupaten Tulungagung, Kamis,(6/10/2011) dilepas Bupati Tulungagung Ir Heru Tjahjono MM. Pelepasan CJH yang dilakukan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso itu dihadiri oleh seluruh JCH.

Dihadapan JCH, Bupati berharap agar semua jamaah dapat menjaga kesehatan, berangkat dan pulang selamat dan sehat begitu pula dengan keluarga yang dirumah. Khusus bagi Jamaah Calon Haji suami istri untuk selalu rukun dan punya komitmen bersama menjaga kekompakan dalam beribadah. Selanjutnya, Bupati minta supaya Jamaah Calon Haji mendoakan Kabupaten Tulungagung dalam keadaan aman dan kondusif.

Kepala Staf penyelenggara haji dan juga sebagai Kepala Kantor Kemenag Tulungagung Drs. H. Daman Huri, M.Ag melaporkan, Jamaah Calon Haji (JCH) dari Tulungagung tertua berusia 86 tahun atas nama Marlan bin Wagiman dari desa Tanen Kecamatan Rejotangan. Sedangkan yang termuda berusia 21 tahun atas nama Naila Midana Fathiyah binti Ibnu Katsir Desa Mangunsari Kecamatan Kedungwaru.

Mengacu data Kementerian Agama Tulungagung sebanyak 927 orang JCH terdiri dari dari 512 Wanita dan 415 Pria. Dengan jumlah JCH tersebut terbagi 3 (tiga) Kelompok terbang (kloter) 28, 29 dan 30 dan masing-masing kloter dibagi menjadi 10 karom dengan anggota masing-masing karom 45 orang.

Sedangkan Rencana pemberangkatan Jamaah Calon Haji Kabupaten Tulungagung sesuai jadwal pemberangkatan dari Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Pada hari kamis, 12 Oktober 2011.

Jamaah Calon Haji harus sudah sampai di Asrama Haji Sukolilo untuk kloter 28, jam 10.00 WIB, kloter 29 jam 12.00 WIB, dan kloter 30 jam 14.00 WIB. Untuk menghindari serta mengantisipasi terjadinya berbagai macam kendala seluruh jamaah Calon Haji harus sudah masuk di pendopo jam 6.00 WIB. (Udin/Humas)

Sumber: tulungagung.go.id | Kamis, 06 Oktober 2011
Kamis, 06 Oktober 2011 | 0 komentar

9 Calon Jamaah Haji Tulungagung Gagal Berangkat

Tulungagung - Sembilan calon jamaah haji asal Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, gagal berangkat menunaikan ibadah haji tahun 2011 karena meninggal dunia dan sakit. Tercatat, dua orang calon jamaah haji meninggal dunia, sedangkan tujuh orang lainnya menderita sakit dan menunda keberangkatannya tahun depan.

Rencananya, jamaah calon haji Tulungagung, akan diberangkatkan Pada 12 Oktober mendatang. Hal itu dikatakan Kasi Haji dan Umroh Kementrian Agama Kabupaten Tulungagung, Supriyono, saat melakukan pelepasan dan doa bersama 919 calon jamaah haji, di Pendopo Kabupaten Tulungagung. Acara ini juga merupakan pengecekan terakhir kesiapan keberangkatan calon jamaah haji.

Menurut Supriyono, ratusan calon jamaah haji tersebut akan terbagi dalam tiga kloter pemberangkatan, yakni kloter 28, 29 dan 30. Namun, kloter 30 akan disatukan dengan calon jamaah haji dari daerah Mojokerto dan Surabaya. Penyatuan itu dikarenakan jumlah jamaah haji kloter 30 dari Tulungagung hanya sebanyak 31 orang.

Rencananya, lanjut Supriyono, calon jamaah haji asal Kabupaten Tulungagung, akan berangkat dari pendopo kabupaten menuju asrama haji Sukolilo pada 12 Oktober mendatang. (Dwi Wianto/*)

Sumber: Metrotvnews.com | Kamis, 6 Oktober 2011
| 0 komentar

Iklan

Terkini

Pendidikan