Seputar Tulungagung™  ~   Berita Tulungagung Hari Ini 
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi. Tampilkan semua postingan

KI Jatim Sidang Sengketa Informasi di Tulungagung

Jumat, 30 Januari 2015 | 12.53.00 | 1 komentar

Tulungagung - Komisi Informasi Jawa Timur menggelar sedikitnya delapan sidang sengketa informasi yang diajukan perorangan maupun lembaga masyarakat terhadap sejumlah badan publik di lingkup Pemkab Tulungagung dan Kota Kediri, bertempat di kantor KPU Tulungagung, Kamis.

Antara di Tulungagung melaporkan, sidang yang berlangsung dua hari sejak Rabu (28/1) itu dihadiri seluruh komisioner Komisi Informasi Jatim, serta pihak-pihak pemohon dan termohon.

"Ada delapan sengketa informasi yang kami sidangkan di Tulungagung ini, satu di antaranya kasus di Kota Kediri," terang Komisioner KI Jatim Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi Publik, Mahbub Junaidi. Read More
Sumber: Antara Jatim | Kamis, 29/01/2015
Jumat, 30 Januari 2015 | 1 komentar

BPBD Tulungagung Tak Miliki Data Prakiraan Cuaca

Jumat, 25 November 2011 | 01.40.00 | 0 komentar

Tulungagung - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Jawa Timur tidak memiliki data-data penting terkait prakiraan cuaca yang biasanya mereka terima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) secara rutin.

"Kami memang belum memiliki akses dengan BMKG karena masih konsentrasi pada penataan organisasi," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Kustoyo, Kamis.

Ia berdalih, BPBD Tulungagung masih terlalu "muda" sehingga apabila masih ada kekurangan di sana-sini, menurutnya itu adalah hal yang wajar, termasuk soal ketiadaan input prakriaan cuaca dari BMKG.

Namun, Kustoyo juga mengakui bahwa ketiadaan data prakiraan cuaca menjadi salah satu titik lemah BPBD. Sebab, tanpa prediksi cuaca, terutama yang menyangkut curah hujan serta kecepatan angin, hal itu menyebabkan BPBD tak mampu mendeteksi setiap potensi bencana secara dini.

Bukti nyata dari ketidaksiapan BPBD dalam menghadapi bencana adalah dua kali peristiwa angin kencang puting beliung yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Rejotangan dan Kalidawir, beberapa waktu lalu.

Kustoyo mengatakan, yang bisa dilakukan pihaknya dalam situasi bencana hanyalah sebatas menginventarisir.

"Kalau butuh info cuaca, biasanya kami lakukan dengan melihat data prakiraan cuaca yang dirilis BMKG di internet. Itu menjadi solusi alternatif meski hasilnya tentu tidak akan maksimal," imbuhnya.

Sementara, salah seorang sumber di internal BPBD menyebut, hasil prakiraan cuaca dari BMKG sebelumnya kerap ditembuskan ke Pemkab Tulungagung melalui kantor infokom.

Namun, kerjasama itu tidak lagi berlanjut sejak kurun setahun terakhir. Pihak Infokom maupun BPBD tak menjelaskan putusnya koordinasi mereka dengan pihak BMKG selaku lembaga penyedia informasi cuaca.

Beberapa sumber di internal BPBD hanya menyebut tidak adanya lagi tembusan hasil evaluasi prakiraan cuaca dari BMKG lebih dikarenakan adanya peralihan lembaga yang menangani urusan bencana.

Jika sebelumnya masalah cuaca menjadi tanggung jawab Infokom selaku lembaga yang tergabung dalam Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB), kini semua yang berkaitan dengan bencana dan prediksi cuaca tersentral di BPBD. (Destyan)

Sumber: antarajatim.com | 24 Nov 2011
Jumat, 25 November 2011 | 0 komentar

Anom Suroto Hibur Warga Tulungagung

Selasa, 22 November 2011 | 01.40.00 | 0 komentar

Tulungagung - Puncak Hari Jadi Kabupaten Tulungagung yang ke-806 tahun 2011 berlangsung meriah, hal ini disebabkan panitia hari jadi mementaskan Pagelaran Wayang Kulit oleh Ki Dalang H. Anom Suroto sabtu, 19 November 2011 sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam pentasnya, dalang dari Surakarta ini di temani oleh putranya Ki Dalang Prasetyo Bayu Aji serta bintang tamu dari grup lawak Srimulat Tarzan dan Eko. Bahkan tak hanya itu dalam menghibur ribuan warga ini Ki Anom juga ditemani dua sinden ternama, yaitu Nyi Wiwit dan Nyi Proborini.

Pentas pagelaran wayang kulit yang dipusatkan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa tersebut mengambil cerita Wahyu Wijoyo Darmo dan dimulai dengan penyerahan tokoh wayang Punto Dewo oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Gus Ipul yang didampingi Bupati Tulungagung Ir. Heru Tjahjono, MM kepada Ki Anom.

Dalam puncak hari jadi Kabupaten Tulungagung tersebut juga ditandai dengan penyerahan berbagai hadiah kepada para pemenang lomba dalam menyambut hari jadi dan pemberian bantuan yang dilakukan oleh Bupati Tulungagung Ir. Heru Tjahjono, MM dan penyerahan hadiah juara lomba yang digelar dalam kegiatan Pekan KIM Jawa Timur oleh Gus Ipul. (Nug/Humas)

Sumber: tulungagung.go.id | Senin, 21 November 2011
Selasa, 22 November 2011 | 0 komentar

Kemkominfo akui ada kesenjangan pengembangan teknologi informasi

Kamis, 17 November 2011 | 00.31.00 | 0 komentar

Tulungagung - Pemerintah melalui Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) mengakui telah terjadi kesenjangan dalam hal pembangunan dan pengembangan sarana telekomunikasi antara di Pulau Jawa dan luar Pulau Jawa.

"Ini memang persoalan yang sedang diupayakan solusinya oleh Kemkominfo. Selama ini pengembangan infrastruktur telekomunikasi maupun teknologi informasi cenderung terkonsentrasi di Pulau Jawa," ungkap Staf Ahli Kemkominfo Suprawito, usai mengikuti rangkaian pembukaan Pekan KIM (Kelompok Informasi Masyarakat) di Kabupaten Tulungagung, Jatim, Rabu.

Kenyataan itu diakuinya sangat ironis, mengingat hampir 70 persen infrastruktur sarana telekomunikasi maupun teknologi informasi berada di Pulau Jawa, 10 persen di Pulau Sumatera, 5 persen di Pulau Kalimantan , dan selebihnya tersebar di berbagai daerah kawasan timur Indonesia.

Namun ia berdalih, kesenjangan dalam hal pembangunan infrastruktur telekomunikasi tersebut bukanlah murni kesalahan pemerintah. Sebab, kata dia, pengembangan infrastruktur berbasis teknologi informasi itu mayoritas justru dikelola oleh pihak swasta untuk kepentingan bisnis.

"Provider-provider atau penyedia layanan berbasis teknologi informasi ini tentu mempertimbangkan peluang pasar di daerah dimana mereka membangun sarana telekomunikasi. Itulah sebabnya kenapa pengembangan infrastruktur telekomunikasi maupun teknologi informasi sejauh ini lebih banyak terkonsentrasi di Jawa," urainya.

Suprawito menegaskan, permasalahan kesenjangan tersebut bukan berarti diabaikan oleh pemerintah. Ia menyatakan bahwa saat ini Kemkominfo tengah mengupayakan terobosan dengan membangun jaringan serat optik secara nasional yang dikenal dengan istilah "Palapa Ring".

"Ini semacam jalan tol yang sedang dibangun pemerintah agar jaringan telekomunikasi nasional bisa menjangkau seluruh kabupaten/kota di 33 provinsi di Indonesia. Ini bukan pekerjaan mudah, tapi target kemkominfo, tahun 2011 ini seluruh desa di Indonesia harus sudah bisa `berdering`," ujarnya.

Selain mematok target pembangunan saluran telekomunikasi di 72 ribu desa se-Indonesia, Suprayito mengatakan bahwa pihaknya tengah mengupayakan penyediaan akses internet di 100 desa terpilih dan 5.748 desa ibukota kecamatan.(ANT-130/S006)

Sumber: ANTARA News | Rabu, 16 November 2011
Kamis, 17 November 2011 | 0 komentar

PEKAN KIM KE VI DI TULUNGAGUNG RESMI DIBUKA GUBERNUR

Tulungagung - Pekan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) VI Jawa Timur di Tulungagung resmi dibuka oleh Gubernur Jawa Timur, Dr Soekarwo, Rabu (16/11).

Sekertaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Dr Rasiyo, usai pembukaan KIM mengatakan, acara ini bertujuan meningkatkan peran dari anggota KIM dalam mengelola informasi dan juga untuk menunjukan hasil perkembangan pembangunan di Jatim.

"Pekan KIM ini merupakan salah satu interaksi pemerintah dengan masyarakat untuk melihat dari dekat bagaimana masyarakat memilih dan memilah informasi yang semakin berkembang," ujarnya.

Menurutnya, masih ada masyarakat yang minim informasi baik itu informasi secara output dan inputnya.

"Untuk itulah pada pekan kali ini, KIM disinergikan dengan Telecenter untuk dioptimalkan perannya. Sebab, keberadaannya dinilai sangat dibutuhkan oleh masyarakat," ujarnya

Ia menjelaskan pekan KIM merupakan agenda tahunan Pemprov Jatim sebagai bentuk pembinaan yang diadakan mulai tahun 2006 di Mojosari - Kabupaten Mojokerto, 2007 di Kabupaten Jember, 2008 di Kabupaten Lamongan, 2009 di Kota Malang dan 2010 di Kota Probolinggo. Untuk 2011 ini Pekan KIM VI Jawa Timur diselenggarakan di Kabupaten Tulungagung.

Pekan KIM Jawa Timur sebagai media aspiratif, informatif dan komunikatif dalam perkembangannya telah memberikan dampak yang luar biasa terhadap promosi potensi Kabupaten/Kota di Jawa Timur khususnya pihak tuan rumah, di samping itu dapat meningkatkan motivasi masyarakat luas tentang pentingnya informasi sebagai salah satu aspek mendasar dalam meningkatkan wawasan dan pemerataan informasi.

Ia menambahkan penyelenggaraan Pekan KIM VI tahun 2011 di Tulungagung bertepatan dengan even Peringatan hari jadi Tulungagung ke 806 sehingga dalam pelaksanaannya dilakukan sinergi dengan kegiatan meliputi Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK), Lomba Stand Pameran Produk unggulan KIM, Festival Pertura, Sarasehan KIM, Workshop TI, Gelar Pelayanan Publik, dan Parade Band Pelajar.

Tema Pekan KIM VI Jawa Timur tahun ini adalah "Penyebarluasan Informasi melalui KIM untuk Mewujudkan Masyarakat Jawa Timur Sejahtera.(pca)

Sumber: kominfo.jatimprov.go.id | Rabu, 16 Nopember 2011
| 0 komentar

Tulungagung Tuan Rumah Pekan KIM VI Jatim

Senin, 14 November 2011 | 23.10.00 | 0 komentar

Tulungagung - Era keterbukaan informasi yang didorong oleh perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), menjadikan dunia seakan tanpa mengenal batas wilayah. Manusia dengan mudah dan cepat dapat mengakses informasi yang dibutuhkan. Kondisi ini, apabila tidak diimbangi dengan kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam memilah dan memilih informasi yang tersedia secara transparan berdampak pada kontra produktif dalam kerangka pembangunan di segala bidang.

Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) memiliki peran strategis dalam upaya menjawab tantangan tersebut, karena KIM sebagai komunitas masyarakat informasi yang tumbuh dan berkembang di tengah-tengah kehidupan masyarakat.

KIM merupakan masyarakat sadar informasi yang diharapkan dapat berperan menjadi fasilitator untuk menjembatani kesenjangan komunikasi dan informasi yang terjadi antara pemerintah dengan masyarakat atau sebaliknya antara masyarakat dan pemerintah.

KIM sebagai agen informasi, berperan aktif mendistribusikan informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat, sehingga masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif yang bermanfaat untuk menopang aktivitas mereka. Mengingat peran KIM yang sangat penting tersebut, maka KIM patut untuk diberdayakan.

Sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Komunikasi dan Informatika bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota di Jawa Timur secara periodik menyelenggarakan Pekan KIM yang diikuti oleh KIM Kabupaten/Kota. Hal ini merupakan langkah kongkrit dalam upaya menciptakan komunikasi timbal balik antara pemerintah dengan masyarakat atau antara masyarakat dengan pemerintah.

Pekan KIM merupakan agenda tahunan Pemprov Jatim sebagai bentuk pembinaan yang diadakan mulai tahun 2006 di Mojosari - Kabupaten Mojokerto, 2007 di Kabupaten Jember, 2008 di Kabupaten Lamongan, 2009 di Kota Malang dan 2010 di Kota Probolinggo. Untuk 2011 ini Pekan KIM VI Jawa Timur akan diselenggarakan di Kabupaten Tulungagung.

Pekan KIM Jawa Timur sebagai media aspiratif, informatif dan komunikatif dalam perkembangannya telah memberikan dampak yang luar biasa terhadap promosi potensi Kabupaten/Kota di Jawa Timur khususnya pihak tuan rumah, di samping itu dapat meningkatkan motivasi masyarakat luas tentang pentingnya informasi sebagai salah satu aspek mendasar dalam meningkatkan wawasan dan pemerataan informasi.

Penyelenggaraan Pekan KIM VI tahun 2011 di Tulungagung bertepatan dengan even Peringatan hari jadi Tulungagung ke 806 sehingga dalam pelaksanaannya dilakukan sinergi dengan kegiatan meliputi:

1. Lomba Cerdik Cermat Komunikatif (LCCK),
2. Lomba Stand Pameran Produk unggulan KIM,
3. Festival Pertura,
4. Sarasehan KIM,
5. Workshop TI,
6. Gelar Pelayanan Publik, dan
7. Parade Band Pelajar.

Pelaksanaan Pekan KIM VI Jawa Timur tahun ini mengusung tema: "Penyebarluasan Informasi melalui KIM untuk Mewujudkan Masyarakat Jawa Timur Sejahtera."

Sumber: tulungagung.go.id | Senin, 14 November 2011
Senin, 14 November 2011 | 0 komentar

Dewi Sartika Lolos Empat Besar

Kamis, 24 Maret 2011 | 18.09.00 | 0 komentar

Lamongan - Kelompok Komunikasi Masyarakat (KKM) Dewi Sartika Desa Keben Kecamatan Turi, berhasil lolos masuk empat besar Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) terbaik se Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) II Bojonegoro. Selanjutnya mereka mengikuti seleksi pada 29 Maret. Selanjutnya, pemenangnya akan mewakili Bakorwil Bojonegoro mengikuti Lomba Cerdik Komunikasi se Jatim dalam Pekan KIM yang akan dipusatkan di Kabupaten Tulungagung, Juli mendatang.

“Tiga tim lainnya yang lolos adalah KIM Batik Madrim dari Bojonegoro, KIM ASA Kabupaten Kediri dan KIM Mojopahit dari Kota Mojokerto. Tentunya akan menjadi kebanggan tersendiri jika KKM Dewi Sartika mampu menjadi wakil Bakorwil Bojonegoro di tingkat Jatim, “ ujar Kabag Humas dan Infokom Anang Taufik, Rabu (23/3).

Keberhasilan KKM Dewi Sartika, setelah lolos seleksi administrasi dan kemampuan Teknologi Informasi (TI) oleh panel juri yang diketuai Isrowi Farida dari Diskominfo Jatim. Terkait kemampuan TI tersebut, KKM Dewi Sartika diharuskan menyajikan aktifitasnya dalam media web log atau yang umum dikenal dengan blog.

KKM Dewi Sartika beranggotakan Romlah, Suhartini Fitri Y, Sumarwan dan Prima Agung. Selama ini, mereka berperan melakukan pembinaan pada sejumlah industri rumah tangga di Kecamatan Turi. Termasuk sebagai pelopor KKM yang memberikan penyuluhan di bidang pertanian. [Sumber: SURYA Online]
Kamis, 24 Maret 2011 | 0 komentar

Iklan

Terkini

Pendidikan